SMK RISE 2010


SMK RISE 2007
SMK RISE 2010

Ini tentang kami, tentang persahabatan kami, canda tawa kami, kenangan kami, dimulai tahun 2007 dan untuk selamanya

SEMENANJUNG AWAN PUTIH


disemennanjung awan putih malam ini,

ku selipkan rindu dibalik pusara bulan,

kali ini bukan untuk cinta,

bukan untuk syofiyah al rahma,
tapi ini untuk kawan-kawan ku,

entah apa kalian masih ingat denganku?
sepuluh persahabatan di gerbang sekolah,
aahhhh,


aku muak dengan kehidupan ini,

hidup masing-masing tanpa teman,




SESUNGGUHNYA CINTA ADALAH NERAKA DUNIA

APAKAH KALIAN TAHU SIAPA CINTA SEBENARNYA?
apakah kalian semua percaya cinta itu ada,,,

dewa pernah berkata padaku...
jauhilah cinta dengan sejuta alasan yang kau mampu...

juga tangan tuhan pernah menceramahi ku...
cinta adalah neraka dunia...
siapa yang terjebak rayunya,,,akan sengsara hatinya,,,

apa kalian semua percaya?
ini catatan cinta terakhir untuknya...
seseorang yang pernah mengenalkan cinta padaku...
seseorang yang benar-benar menjadi bagian dalam dani cintaku...
tapi semua itu lalu...setelah dia menjamui ku dengan santapan mayat-mayat didasar lembah sana...

sadarlah kalian,,,cinta hanyalah bagian dari neraka yang indah...
jika kalian percaya...lihatlah rembulan yang utuh...
maka kalian kan temukan jawabannya...


TEKS USANG NEGERI YANG MATI SURI bag II

teks usang negeri yang mati suri

28 oktober 1928
Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.



28 oktober 2011

Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

***
antara 28 oktober 1928 dan 28 oktober 2011
antara tanah terjajah dan tanah merdeka
antara kekuasaan kolonialis dan kekuasaan politis
antara sumpah pemuda dan sumpah pak mentri

sejenak,

kami miris melihat merah putih bernanah
kami menangis mengheningkan cipta

untuk para pahlawan yang gugur diribaan sang saka
untuk para pahlawan yang gugur demi bangsa

hari ini kami mengangkat lengan
hari ini kami mengangkat lengan untuk mereka yang gugur
hari ini kami mengangkat lengan untuk mereka yang gugur, 
dan untuk penghormatan terakhir di delapan puluh tiga tahun ini

***
sorak semangat sang komando
bertengger soantero tanah lapang
bersua

satu nusa ...

satu bangsa...

satu bahasa...

sorak mengenang para pahlawan
mengheningkan cipta dimulai
Dengan seluruh angkasa raya memuji
Pahlawan negara
Nan gugur remaja diribaan bendera
Bela nusa bangsa
Kau kukenang wahai bunga putra bangsa
Harga jasa
Kau Cahya pelita
Bagi Indonesia merdeka



merah putih seraya berkibar

mengharu bersama deru angin yang menyentuh
kan bersamaan kami melangkah menjauh
meninggalkan bait terakhir lewat puisi ini

HANYA SEBATAS PUISI

kita hanya sebatas puisi,
Kau usap bening asa kian deras mengalir dipipiku,


Kemudian kau melangkah pergi bersama senja yang redup,





Aku masih diam terpaku diamuk puisi tak berjudul,

hanya merah seolah tak mau berhenti mengalir disudut luka hatiku,
begitu sendu,


Akhirnya kau pun menghilang di akhir malam menanggalkan sastra dihatiku yang masih tak bernama




seratus empat puluh hari tanpa hadirmu, tanpa kabar tentangmu,



Aku masih disini terus menunggu kau kembali di tebing hati diujung senja yang basah.



perindu setia,



Kembalilah...!



Lihatlah aku yang masih setia walau kini hanya tersisa rangkaian belulang,

dan masih saja menunggumu...!

AKU LAH SANG PENYAIR JALANAN

jika menjadi pecinta harus menjadi penyair,
akulah sang penyair;
jika menjadi penyair harus menjadi penyihir,
akulah sang penyihir;
jika menjadi penyihir harus berfikir jahat,
aku bisa berfikir jahat;
jika karena berfikir jahat harus dibenci dunia,
aku rela untuk itu;
dibenci dunia berarti menjadi pecinta hakikat, dan
itulah yang sering terjadi;
aku tegaskan, akulah sang penyair jalanan...

Categories:

Cari Blog Ini